Powered By Blogger

Saturday, October 2, 2021

ANAK-ANAK


 

~ ANAK-ANAK~

Mereka itu lucu, lugu dan apa adanya.  Mereka juga memiliki karakter yang berbeda-beda. Kadang aku tersenyum geli melihat tingkah mereka, namun kadang emosiku pun tak terkendali bila mereka sulit di nasehati.

Sabar itulah yang harus dilakukan saat menghadapi anak-anak. Kadang terbesit dalam hatiku sebuah pertanyaan apakah seberat ini menjadi seorang ibu?

Tangis dan teriakan sudah menjadi pemandangan biasa di dalam kelas. Kadang keakraban itu tak melulu diwujudkan dalam kata-kata mesra dan sikap manis. Ledekan, canda jail atau konflik ego bisa juga bermakna akrab. Jangan buru-buru simpulkan bahwa tak ada cinta antara mereka. Selagi masih dalam konteks wajar maka tak apa.

Dan seperti biasa di kelas ada banyak hal yang kami diskusikan. Jawaban-jawaban sederhana dari pertanyaan yang aku lontarkan pada mereka menjadi hiburan tersendiri. Tak jarang mereka bertanya hal-hal sederhana. Seperti kemarin ketika kami sedang asyik berdiskusi tiba-tiba Akmal izin ingin bertanya, tentu saja aku mempersilahkannya.

Akmal : us* izin mau bicara
Aku : boleh, mau bicara apa Akmal?
Akmal : us* jadi gak nanti kita jalan-jalan
Aku : Insyaallah jadi dong (jawabku dengan bersemangat) berdoa yaa semoga kita semua sehat biar bisa jalan-jalan.
Akmal : aamiin (ucapnya penuh kesungguhan)

Selesai bertanya Akmal berdiri dari tempat duduknya dan berjalan kearahku, kemudia dipeluknya aku sambil berkata "Trimakasih us*"
 
ALLAHU AKBAR....

Taukah Engkau saat Akmal mengucapkan terimakasih, bertambalah rasa cinta ini padanya. Bagaimana tidak begitu pandainya dia bersyukur padahal belum terwujud. Ingin rasanya segera mengajak Akmal jalan-jalan hanya saja waktunya belum tepat. (Bersabarlah Nak)

Dari Akmal aku belajar kalaulah saja kita sebagai manusia biasa begitu senang melihat orang yang ingin kita bahagiakan begitu pandai bersyukur bagaimana dengan Dzat yang paling mencintai kita.

Yakinlah Dialah Allah, yang takkan pernah mendzolimi hambahNya.
Dialah Allah, yang selalu bersama hambaNya.
Dialah Allah, yang selalu menginginkan kebaikan bagi hambaNya.
Dialah Allah, yang maha mendengar rintihan do'a.
Dialah Allah, yang melihat segala lelah dan upaya.
Dialah Allah, yang tak pernah keliru dalam sentuhan indah takdirNya.


No comments:

Post a Comment